Cara Bisnis Kavling Tanah Dengan Untung Besar

advertisement

Bisnis kavling tanah merupakan salah satu pilihan bisnis dalam bidang property selain menjadi developer, kontraktor, investor dan broker. Dari segi pelaksanaan dan budget yang dibutuhkan untuk menjual property dalam bentuk tanah akan lebih sederhana dan simple disbanding dengan menjual property salam bentuk lainnya seperti ruko, apartemen, rumah dan jenis property lainnya. Pada dasarnya kavling tanah merupakan sebidang tanah yang dibagi – bagi atau dipetak – petak sehingga membentuk bagian tanah yang lebih kecil. Tujuannya macam – macam seperti untuk pembagian warisan keluarga, atau dijadikan sebagai lahan bisnis sesuai dengan keperluannya. Tidak sedikit keuntungan dan kelengkapan yang dapat kamu dapatkan dari bisnis kavling tanah.

Biaya atau budget yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis kavling tanah ini jauh lebih kecil dibandingan dengan membangun perumahan karena hanya memerlukan biaya untuk membeli tanah dan beberapa urusan legalitas serta perjanjian saja. Bahkan bisnis kavling tanah ini bisa dijadikan sebagai pilihan bisnis ketika kamu tidak memiliki modal yang cukup dan tidak ingin disulitkan dengan pelaksanaan proyek. Selain itu waktu pelaksanaan proyek pn tidak terlalu panjang jika dibandingkan dengan menjual produk property lainnya.

Cara Dan Tahapan Memulai Bisnis Kavling Tanah

Ada beberapa tahapan untuk memulai dan mempersiapkan bisnis kavling tanah. Semakin luas lokasi proyek atau tanah yang akan dijadikan bisnis tahapan – tahapan yang akan harus dilakukan pun semakin kompleks begitu pula dengan kondisi dan bentuk tanah yang menentukan tahapan – tahapan dan langkang yang harus dilakukan.

Jika kondisi tanah yang digunakan berupa kavling yang siap untuk dibangun, maka akan diperlukan pekerjaan awal seperti cut anda fill, land clering hinga pengurungan. Namun untuk lokasi yang tidak begitu besar yang hanya terdiri dari beberapa kavling tanah saja pengerjaannya akan jauh lebih mudah dan simple. Hanya perlu patok – patok tanahnya kemudian langsung jual tanahnya. Namun yang harus diingat ialah kejelasan dari sertifikat tanah yang akan dijual agar tanah cepat laku dan pembeli memiliki jaminan atas hak nya dikemudian hari. Berikut tahapan – tahapan yang harus dilakukan ketika kamu memutuskan untuk mulai berbisnis kavling tanah.

Mengecek Legalitas

Keabsahan dan kebenaran lahan harus selalu ditamakan sebagai seorang pelaku bisnis property. Meskipun kita haya membeli lahan untuk dijual lagi dalam bentuk yang sama yakni kavling tanah kosong, namun status hak dan sertifikat tanah harus jelas. Jika tanah sudah memiliki sertifikat kamu bisa melakukan pengecekan legalitas di kantor BPN atau Badan Pertahanan Nasional melalui kantor Pertahanan terdekat. Namun jika lahan tidak atau belum memiliki sertifikat maka pengecekan legalitas tanah cukup dilakukan di kantor Desa dan kantor kecamatan. Bila kelengkapan informasi tentang lahan tidak lengkap maka kamu akan diberikan arahan lanjutan untuk melakukan proses lanjutan di kantor tersebut.

Mengakusisi Lahan

Tahapn ini merupakan tahapan awal yang harus dilalui oleh seorang pebisnis kavling tanah. Umumnya berupa pembelian kepada penduduk dengan luas yang berbeda – beda.

Sertifikat dan perijinan

Tanah yang diakusisi dengan bentuk luasan yang tidak atau belum teratur dan belum memiliki sertifikat harus dengan segera diajukan sertifikat ke instansi terdekat.

Land clearing, cut and fill, hingga pengurungan

Ada berbagai pilihan bisnis kavling tanah yang bisa dilakukan seperti menjual kavling tanah secara langsung dengan kondisi apa adanya atau menjual kavling tanah dalam bentuk yang sudah siap untuk dibangun dan digunakan.

Membangun Badan Jalan

Tahapan ini harus kita lakukan bila kita memilih untuk menjual kavling tanah yang siap untuk dibangun atau digunakan. Badan jalan harus dilakkan dan dikerjakan setidaknya dengan membuat timbunan dari tanah galian untuk drainase disampingnya.

Membuat Gerbang Proyek

Tahapan ini bisa menjadi salah satu daya tarik tersendiri untuk menggoda para calon pembeli. Gerbang proyek yang dibuat dengan bagus dan indah akan mempengaruhi minat calon konsumen untuk membeli kavling tanah yang kita jual karena secara tidak langsung terdapat pesan visual di dalamnya yang menarik perhatian calon pembeli.

Membuat Kantor Pemasaran

Memiliki kantor pemasaran untuk menjual produk tanah kavling merupakan salah satu cara untuk menarik perhatian dan menciptakan kredibilitas di mata para calon konsumen yang tertarik. Selain itu hal ini juga akan memudahkan para konsumen yang akan bertanya atau menggali informasi terkait tanah kavling yang akan mereka pilih. Konsumen dapat secara langsung berinteraksi dengan marketing proyek dan mendapatkan informasi secepatnya.

Untuk memperlancar bisnis kavling tanah yang kamu jalankan ada baiknya jika kamu memasang iklan untuk mempromosikan bisnis property yang sedang kamu lakukan hal ini akan membuat masyarakat mengetahui akan keberadaan proyek dan bisnis yang kamu lakukan. Bila perlu untuk mempercepat atau memperpendek jangka waktu proyek atau untuk menjual kavling tanah dengan cepat kamu bisa bekerja sama atau bergabung dengan agen property lain. Hal ini akan sedikit memudahkan untuk mendapatkan pembeli dengan cepat.

Niatan jalankan bisnis kavling tanah tak hanya untuk meraup untung dengan berbagai cara namu sebagai ibadah dan melayani serta memberikan kemudahan pada orang lain dengan melakukan dan mengerjakan setiap langkah dan tahapan secara jujur dan amanah. Selain mendapatkan untung kita juga akan mendapatkan nilai plus tertentu dan kepuasan tersendiri ketika menjalankan bisnis dengan niatan yang baik. Ketika konsumen merasa terbantu dengan bisnis yang kita jalankan dan kerjakan tak menutup kemungkinan konsumen tersebut akan membeli lagi tanah yang kita rekomendasikan selanjutnya atau merekomendasikan bisnis kita kepada teman kerabat dan keluarga dekatnya.

advertisement