Ibu dan Ayah, Kenali Anak Laki-laki Kalian dengan Baik

advertisement

Anak laki-laki akan menjadi anak laki-laki. Anak laki-laki membutuhkan bimbingan khusus dari orang tua dibandingkan anak perempuan. Terlebih jika sang putra beranjak remaja. Berikut 10 hal yang patut orang tua sadari tentang membesarkan anak laki-laki, dilansir dari laman Familyshare:

*Tidak mendengarkan

Menurut penelitian dari Columbia University, kemampuan mendengar anak perempuan lebih besar dari anak laki-laki. Ini disebabkan, karena adanya perbedaan perkembangan otak berdasarkan jenis kelamin.

*Mainan sederhana

Ada saatnya anak laki-laki menginginkan gadget mahal seperti playstation atau smartphone. Namun dia juga bisa anteng bermain hanya dengan kayu dan tongkat yang sederhana.

*Sering terluka

Anak laki-laki lebih sering mengalami luka pada tubuhnya. Ini disebabkan karena gerak tubuhnya yang aktif dan senang melakukan aktivitas lain yang mengandung risiko jatuh ataupun terluka.

*Aktif bergerak

Anak laki-laki mempunyai banyak energi untuk aktif bermain dan melakukan kegiatan fisik. Olahraga dan bermain yang terarah merupakan cara terbaik untuk menyalurkan energinya.

*Lebih sensitif

Anak laki-laki lebih menyukai Star Wars dibandiingkan Frozen dan lebih suka memukul daripada menangis ketika sedih. Anak laki-laki lebih sensitif daripada anak perempuan.

*Pandai menyembunyikan sesuatu

Anak laki-laki lebih sensitif dan pandai menyembunyikan emosi mereka. Penting untuk selalu menjaga komunikasi dengan anak, terutama saat anak beranjak remaja.

*Aktivitas

Melakukan aktivitas merupakan cara membuka komunikasi. Biarkan anak berbagi tentang aktivitas favoritnya.

*Butuh pelukan

Kemampuan verbal anak laki-laki lebih lambat dibandingkan anak perempuan, sehingga sulit mengungkapkan kata yang tepat saat ia mengalami masalah. Anak laki-laki lebih membutuhkan pelukan. Pelukan merupakan hal efektif menenangkan anak laki-laki.

*Tumbuh lebih cepat

Menurut dosomething.org, hampir 40 persen remaja telah terpapar seksual sugestif. Artinya mereka sudah biasa mengirimkan kata-kata seks. Anak laki-laki lebih cepat mengerti seks dibandingkan anak perempuan.

*Sosial media telah mengubah permainan

Bullying merupakan salah satu masalah yang dihadapi anak laki-laki dengan teman sebayanya. Anak menjadi target cyber bullying. Berdasarkan Internet Safety 1010, sebanyak 43 persen remaja telah mengalami cyber bullying pada tahun lalu.

Membesarkan anak laki-laki merupakan suatu tantangan. Namun dalam proses tumbuh-kembang anak, mereka perlu imbingan dan perlindungan orang tua.

advertisement