Kenali Tanda – Tanda Ketika Anak Sudah Mulai Belajar Berjalan

advertisement

Orang tua yang baik tentu selalu ingin mendampingi dan menemani anak dalam setiap fase pertumbuhan anak. Hal ini pula yang sering dibahas setiap kali ada momen seputar ibu dan anak. Belum lagi apabila anak sudah mulai belajar berjalan, orang tua harus sigap menuntun anak saat latihan berjalan karena anak mulai menjelajah ke setiap sudut ruangan rumah.

Perlu diketahui bahwa latihan berjalan sebenarnya mempunyai implikasi yang cukup luas bagi perkembangan psikologis anak. Dan yang termasuk di dalamnya adalah kemandirian dan sense of autonomy-nya. Bicara tentang belajar berjalan, ada beberapa kasus dimana ada orang tua yang tidak tahu pasti apa saja tanda yang menunjukkan bahwa anak mereka sudah mulai bisa berjalan. Untuk itu berikut akan kami berikan ulasan mengenai tanda – tanda anak sudah mulai belajar berjalan.

Berusaha Berdiri

Ketika anak sudah mulai bisa belajar berjalan, biasanya anak akan menjadi semakin aktif. Termasuk mulai belajar berdiri. Periode ini biasanya akan berlangsung ketika anak sudah memasuki usia 8 bulan, dan umumnya akan berlangsung sekitar 3 bulan sebelum akhirnya si kecil bisa benar – benar berjalan.

Pada periode ini, anak akan mulai meraih benda – benda yang berada di atasnya atau benda yang lebih tinggi darinya. Seperti berusaha meraih kursi atau meja dan anak menjadikannya sebagai pegangan saat berdiri. Oleh karena itu pastikan Anda menjauhkan benda – benda atau furnitur yang sekiranya bisa membahayakan anak. Meskipun begitu jangan biarkan anak belajar berjalan tanpa pengawasan Anda.

Anak Menjadi Rewel

Tanda – tanda anak mulai bisa belajar berjalan selanjutnya adalah anak menjadi lebih rewel dibandingkan hari – hari biasanya. Sama seperti ketika anak merasa tidak nyaman saat giginya mulai tumbuh. Karena anak belum bisa berbicara untuk mengungkapkan apa yang diinginkannya. Begitu pula ketika anak sudah mulai belajar berjalan yang biasanya akan menjadi rewel karena si kecil belum bisa mengatakan bahwa dirinya ingin berdiri dan berjalan.

Lebih Sering Mengantuk Dibandingkan Sebelumnya

Anak yang cenderung hiperaktif akan semakin aktif saat anak mulai belajar berjalan. Layaknya orang dewasa yang merasa senang ketika mendapatkan hal baru, demikian pula yang dirasakan anak. Anak merasa senang dan bahagia apabila sudah bisa berdiri dan berjalan. Kondisi ini menjadikan anak bersemangat untuk terus menjelajah setiap sudut, yang akhirnya membuat anak lebih sering lelah dan berujung munculnya rasa mengantuk.

Tugas Anda disini adalah alihkan perhatian anak dengan menggendong dan mengajaknya bermain agar anak lupa akan latihan berjalannya. Jika sudah mulai lupa, Anda bisa menimang – nimang anak supaya bisa segera tidur. Jangan sampai membiarkan anak kelelahan karena justru akan membuat tidur anak menjadi tidak nyenyak dan lebih sering terbangun.

Anak Menjadi Lebih Pemberani

Seperti yang Anda tahu bahwa anak kecil belum bisa membedakan manakah hal yang bisa membahayakan dirinya dan mana yang tidak. Apalagi ketika anak sudah mulai belajar berjalan, perhatikan saja, anak akan tetap semangat berdiri dan berjalan lagi meskipun sudah jatuh berkali – kali. Anak tidak takut akan merasa sakit saat terjatuh. Meskipun menangis usai terjatuh, namun hal tersebut tidak membuat anak untuk berhenti berdiri dan belajar berjalan lagi.

Demikian tadi beberapa tanda – tanda yang menunjukkan bahwa anak sudah mulai belajar berjalan. Sebagai orang tua, jangan sampai Anda tidak peka terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak. Pastikan Anda tetap memperhatikan setiap fase yang dilewati anak agar Anda bisa mengawasi dan membimbing anak dengan maksimal.

advertisement