Penyebab Nyeri otot dan pegal

advertisement

Setiap orang pasti berpotensi untuk mengalami nyeri otot dan pegal. Baik tua maupun muda. Namun apakah pernah berpikir dari mana atau apa penyebab sakit nyeri otot dan pegal tersebut. Nyeri pegal bisa disebabkan oleh karena badan kurang bergerak dan berolahraga. Badan yang sering digunakan untuk beraktivitas terutama olahraga dapat menjadikan otot kita bertambah kuat. Jika jenis aktivitas keseharian kita lebih banyak duduk, hal ini membuat otot menjadi lemah. Terutama bagi para pegawai perkantoran dan bank yang sebagian besar pekerjaannya dikerjakan dengan sambil duduk berjam-jam.

Posisi tubuh yang salah juga meyebabkan nyeri otot dan pegal. Posisi yang salah biasa terjadi dalam sehari-hari kita, namun karena kurang pengetahuan mengenai ilmu otot, kita menganggap hal itu sebagai sesuatu yang wajar dan tidak masalah. Salah satu sikap tubuh yang salah yaitu posisi duduk yang terlalu membungkuk, membawa beban dengan berat sebelah, titik tumpu mengangkat beban salah. Selain itu mengangkat beban dengan berat yang berlebihan di luar kapasitas kemampuan kita juga bisa menyebabkan nyeri otot dan pegal. Tanpa pemanasan yang cukup sebelum melakukan aktivitas olahraga menyebabkan otot tidak siap untuk melakukan aktivitas yang membutuhkan olah gerak yang berat. Hal ini menyebabkan nyeri otot dan pegal.

Bahaya dari nyeri otot dan pegal. Nyeri otot dan pegal merupakan alarm atau petunjuk bahwa dalam beraktivitas kita terlalu berat atau di luar kebiasaan normal sehari-hari. Jika nyeri pegal tersebut kita abaikan dan tetap ngotot untuk melanjutkan aktivitas berat tersebut, kemungkinan resiko untuk terjadi cedera semakin besar. Perkara keseleo, terkilir sebisa mungkin untuk segera di tangani karena dikhawatirkan terdapat beberapa syaraf yang terkena memar atau terjepit. Cedera yang mulanya ringan jika dibiarkan akan berpotensi menjadi rematik dan dapat berlanjut dengan pembengkakan (jika ada syaraf terjepit atau salah jalur/salah urat). Berikut iniĀ  beberapa saran untuk menghindari nyeri otot dan pegal

  1. Rutin melakukan olahraga, istirahat yang cukup, pola makan teratur dan bergizi.
  2. Selalu sempatkan pemanasan sebelum olahraga atau aktivitas berat.
  3. Latihan dilakukan secara bertahap dari ringan sampai berat.
  4. Mengubah kebiasaan sikap tubuh yang salah. Seperti duduk secara benar, tidak terlalu membungkuk dan tidak terlalu tegak. posisi, mengetik, posisi ketika kerja, posisi ketika menjelang tidur, posisi mengemudi dikondisikan senyaman mungkin.
  5. Sering-sering lah untuk menggerak-gerakan tubuh di tengah kesibukan, meski Cuma sekedar putar badan ke kanan dan ke kiri. Hal ini untuk melancarkan peredaran darah, melemaskan otot yang terdiam cukup lama. Cara lain yaitu jalan-jalan kecil di dalam ruangan. Mondar-mandir sembari menyapa teman sekantor lainnya. Hal ini bisa menjaga otot tetap sering digunakan dan juga melancarkan aliran darah ke otak sehingga tetap fresh.

Demikianlah sedikit ulasan yang membahas mengenai penyebab nyeri otot dan pegal. Segala yang disebutkan di atas adalah sebagian kecil dari segala kemungkinan penyebab nyeri otot dan pegal. Ada juga faktor psikologis yang bisa menyebabkan gejala nyeri otot dan pegal. Ada juga kemungkinan seperti disebabkan cabang efek yang muncul dari penyakit lain yang memang sudah diidap oleh badan kita; Sehingga penyakit tersebutlah yang bisa jadi menjadi pemicu yang sebenarnya dari rasa nyeri atau sering merasa pegal-pegal pada bagian tubuh tertentu. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kita bersama.

advertisement